beranda-brigaspad
Apakah anda melihat gambar pasangan dalam pose yang intim?
Waaah, kalo emang iya, mungkin perlu anda tahu, penelitian menunjukkan bahwa anak-anak tidak bisa melihat gambar di atas sebagai gambar pasangan dalam pose yang intim karena mereka tidak memiliki memori utama yang diasosiasikan dengan gambaran seperti itu. Lalu apa yang akan dilihat oleh anak-anak di dalam gambar di atas?
Yang anak anak lihat dalam gambar diatas adalah gambar paskibra berbaris, bukan ding tapi gambar sembilan lumba-lumba!
Perhatikan baik baik gambar diatas lagi, jika cukup sukar bagi anda untuk menemukan gambar lumba-lumba itu dalam enam detik, itu berarti tak anda sudah sangat rusak dan anda mungkin membutuhkan pertolongan, karena otak anda sebenarnya sedang sakit!
salam paskibra
Test Kedewasaan, berani?
Pelantikan Paskibra yang menggelikan
beranda-brigaspad
Yang unik dari setiap pelantikan paskibra SMKN 1 Cikarang Barat adalah pelaksanaanya yang lebih mengedepankan materi nilai kebersamaan, kekeluargaan dan terutama jiwa korsa. Hal ini dilakukan dengan berbagai cara. Pelantikan yang terdiri dari 4 session ini merupakan salah satu cara membentuk karakter, dan tidak seperti kebanyakan organisasi, rata-rata setiap organisasi paskibra mempunyai konsep yang terukur dan teratur sehingga kesan “balas dendam” yang sering timbul dalam kegiatan kegiatan serupa tidak akan muncul dipermukaan.
Brigadista sempat teringat saat Brigadista pertama kali mengikuti kegiatan serupa. Ada yang sedikit menggelikan disela-sela brigadista mengikuti pelaksanaan kegiatan tersebut, tepatnya ketika dalam session lapangan yang isinya adalah latihan PBB atau Peraturan baris berbaris.
Saat itu kami terbagi dalam dua regu paskibra (kami menyebutnya dua pasukan) yang di beri nama Nakula dan Sadewa. Brigadista tergabung dalam pasukan Nakula. Sementara pelatih di depan menjelaskan beberapa materi PBB, dan kami dengan sikap sempurna mendengarkan.
Ditengah keasyikan tersebut, tiba tiba didalam pasukan tercium bau tidak sedap, dan brigadista yakin bau tersebut tercium oleh anggota paskibra yang lain karena saat brigadista lirik anggota lain, terlihat kegelisahan di raut mukanya.
Hal yang kami takuti adalah pelatih mendekat dan ikut mencium bau tak sedap, yang brigadista kira adalah sebuah bom gas alias kentut. Pasti konsekuensi yang kami terima tidak tanggung tanggung. Tapi harapan tinggal harapan sang pelatih mendekat dan mencium bau tak sedap tersebut, dan langsung berteriak: “ Nakula !! Siapa mengeluarkan kambing (bahasa lain mengeluarkan kentut yang bau)?” karena tidak ada yang mengaku, kami semua dalam barisan diperintahkan mencari tahu siapa yang bertanggung jawab dengan cara membungkukkan badan dengan tangan dilutut, sehingga posisi hidung hampir mendekati pantat teman yang disebelah depan. Disinilah kesialan brigadista dimulai, saat tepat hidung brigadista seperti itu, terdengar didepan brigadista sebuah bunyi nyaring,.. “preet preet ceepreeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeettttttt!!!” reflek brigadista lihat kedepan dan brigadista melihat celana bagian depan sudah berwarna kekuningan dan wwueeekk wueeeqq,... tanpa peduli pelatih paskibra yang mengawasi brigadista langsung keluar dari barisan sementara teman brigadista yang lain tertawa, kecuali tentu saja teman brigadista tadi.

