Perang Indonesia melawan Amerika

beranda-brigaspad
Indonesia perang lawan Amerika ataupun Israel? Siapa yang akan menang?
Ada kemungkinan Indonesia akan berperang menghadapi Amerika ataupun Israel. Beberapa pakar (pakar perang??) telah meneliti dan mengambil beberapa kemungkinan dan kesimpulan jika Indonesia perang melawan Amerika ataupun Israel.
Berdasarkan riset lapangan terbukti bahwa Indonesia mempunyai kemungkinan menang lebih besar daripada Amerika ataupun Israel. Juga jika kita melakukan study banding antara Indonesia dan Amerika (sebenarnya Amerika dan Israel seperti dua sisi mata uang).


Mari kita lihat, kerugian apa yang akan dialami Amerika/Israel jika berperang melawan Indonesia.

Begitu memasuki perairan dataran Indonesia, mereka akan dihadang pihak bea cukai karena membawa masuk senjata api dan senjata tajam serta peralatan perang tanpa surat Izin pemerintah RI. Ini berarti mereka harus menyediakan "uang damai", coba hitung berapa besarnya jika bawaanya sedemikian banyak.

Kemudian mereka mendirikan Base Camp militer, bisa tebak di sekitar base camp mereka pasti dikelilingi oleh penjual bakso, tukang es kelapa, lapak VCD bajakan, sampai obralan BH dan Celana Dalam 1000/3pcs.

Belum lagi para pengusaha komedi puter sekalian juga ikutan tukang odong - odong, yang mana tahu dapat tumpangan buat anak - anak yang senang lihat bule - bule pakai tato...di sangka makhluk aneh dari planet diluar bumi (masih saudaraan sama superman) bakal ikut mangkal disekitar base camp juga.

Kemudian kendaraan - kendaraan tempur serta tank - tank lapis baja yang diparkir dekat base camp akan dikenakan retribusi parkir oleh petugas dari dinas perpakiran daerah. Jika dua jam pertama perkendaraan dikenakan Rp.10.000 (maklum tarif orang bule) selanjutnya 5000 perjam. Bayangkan berapa yang harus dibayar AS kalau kendaraan & tank harus parkir sebulan.

Sepanjang jalan ke lokasi basecamp pasukan AS harus menghadapi SINDIKAT PAK OGAH GANGSTER atau Mr. Cepek yang berlaga memperbaiki jalan sambil memungut biaya bagi kendaraan yang melewati jalan tersebut. Dan jika kendaraan tempur atau tank harus membelok atau melewati pertigaan mereka terus menyiapkan recehan untuk para mr cepek.

Suatu kerepotan besar bagi rombongan pasukan jika harus berkonvoi, karena konvoi yang berjalan lambat pasti akan dihampiri pengamen, pengemis, dan anak - anak jalanan ini berarti pemerintah AS harus menyediakan begitu banyak uang receh untuk pegangan prajuritnya.

Belum lagi kalau bertemu polisi yang sedang bokek, udah pasti kena semprit karena konvoi tanpa izin. Bayangkan berapa 'uang damai' yang harus dikeluarkan.

Di Base camp militer, tentara AS sudah pasti, ngak bisa tidur, karena nyamuknya masya Allah, Gede gede kayak vampir. Malam hari hutan sepi mereka akan dikunjungi para wanita yang tertawa dan menangis. Harusnya mereka senang karena bisa berkencan dengan wanita ini tapi kesenangan itu sirna setelah melihat wanita ini punya bolong besar dipunggungnya...hihihihihihihihi...

Pagi harinya mereka tidak bisa mandi karena disungai banyak dilalui "rudal kuning" yang ditembakkan penduduk setempat dari "Flying Helicopter" alias wc terapung diatas sungai.

Pasukan AS juga tidak bisa jauh dari pelaratan perangnya, karena disekitar basecamp sudah mengintai pedagang besi loakan yang siap mempreteli peralatan perang canggih yang mereka bawa. Meleng sedikit saja tank canggih mereka bakal siap di kiloin.

Belum lagi para curanmor yang siap beraksi dengan kunci T-nya siap merebut jip - jip perang mereka yang kalau di dempul cat ulang bisa di jual mahal ke anak - anak orang kaya yang pengen gaya - gayaan, dengan uang hasil korupsi bapaknya.

Dan yang lebih menyedihkan lagi badan pasukan AS akan jamuran atau panuan penuh kurap, karena tidak bisa berganti pakaian. Kalau berani nekat menjemur pakaian dan meleng sedikit saja, besok pakaian mereka sudah mejeng dipasar jatinegara atau dilapak - lapak pakaian bekas. Belum terhitung rebutan lahan untuk parkir panser dengan Engko Asin bos toko material Samudera. Apalagi kalau ketahuan anak hiphop manggarai pasti jaket jaket perang tentara AS bakal di curi tuh lumayan buat manggung acara hiphop kata mereka..

Peralatan telekomunikasi mereka juga harus dijaga ketat, karena para bandit kapak merah sudah mengincar peralatan canggih itu.

Dan mereka juga harus membayar sewa tanah yang digunakan untuk basecamp kepada Babe Sofyan, Pak Edi yang punya fotocopian dan Engkong Min, juga Mas Iwan ketua BFC yang jago GO belum lagi sama bang Sulaiman satpam tukang palak tukang siomai, bakso kecuali pop ice, para pemilik tanah. Di samping itu mereka juga harus minta Izin kepada Rt/Rw dan kelurahan setempat, bayangkan berapa meja yang harus dilalui dan berapa banyak "dana damai" yang harus disiapkan untuk meng-amplopi para pejabat tersebut.

Para komandan pasukan AS ini juga akan kena tugas tambahan mengawasi para prajuritnya yang banyak nyelinap keluar basecamp buat nonton dangdutan di RW 06 katanya ada goyang ngebornya Inul disana juga goyang gergajinya Dewi Persik.

Membayangkan semua ini, akhirnya George Bush dan Obama memutuskan "TIDAK AKAN MENYERANG INDONESIA"

AMAN!!! SEKARANG KITA SEMUA TINGGAL MIKIRIN GMANA CARANYA NURUNIN SEMBAKO!!!

Thanks to : Djarwo by the email